Kebudayaan & Manusia
Nama : Wening Rahmawati
Nim : 20310410003
Kelas : Reguler ( A )
Mapel : Sosiologi
“Individu dan Kebudayaan serta Masyarakat dan Kebudayaan"
A. Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan berasal dari kata budaya, sedangkan budaya adalah bentuk jamak dari Kata budi-daya yang berarti cinta, karsa, dan rasa. Kata budaya sebenarnya berasal Dari bahasa Sansekerta buddayah yaitu bentuk jamak kata buddhi yang berarti budi Atau akal. Dalam bahasa Inggris, kata budaya berasal dari kata culture, dalam bahasa Belanda diistilahkan dengan kata cultuur, dalam bahasa Latin, berasal dari kata Colera.
Colera berarti mengolah, mengerjakan, menyuburkan, mengembangkan tanah (bertani). Kemudian pengertian ini berkembang dalam arti culture, yaitu sebagai Segala daya dan aktivitas manusia untuk mengolah dan mengubah alam.
Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi, mengatakan bahwa kebudayaan adalah Semua hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dalam defenisi yang dikemukan oleh Selo sumarjan dan Soelaeman Soemardi ini, Dapatlah disimpulkan bahwa kebudayaan itu merupakan hasil dari usaha manusia Untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani agar hasilnya dapat digunakan untuk Keperluan masyarakat.
Dengan demikian kebudayaan atau budaya menyangkut keseluruhan aspek kehidupan Manusia baik material maupun non-material. Sebagian besar ahli yang mengartikan Kebudayaan seperti ini kemungkinan besar sangat dipengaruhi oleh pandangan Evolusionisme, yaitu suatu teori yang mengatakan bahwa kebudayaan itu akan Berkembang dari tahapan yang sederhana menuju tahapan yang lebih kompleks.
B. Sistem Budaya
Kata system berasal dari bahasa Yunani, yaitu systeme yang berarti seperangkat Elemen-elemen (bagian-bagian) yang bekerjasama secara teratur. Konsep system dapat ditujukan kepada: organisasi, kumpulan, himpunan, organ tubuh Dan seterusnya. Menurut Emile Durkheim masyarakat merupakan suatu system, yaitu. System social budaya karena didalam masyarakat itu terdiri dari individu-individu Yang melalku kegiatan, kebiasaan, tata cara sehingga terbentuk kesatuan. Dengan Demikian system social budaya adalah unsure-unsur social budaya yang salingberkaitan dengan yang lain secara teratur, sehingga tercipta tata kelakuan yang serasi bagi masyarakatnya. Sistem budaya merupakan komponen dari kebudayaan yang bersifat abstrak dan terdiri dari pikiran-pikiran, gagasan, konsep, serta keyakinan dengan demikian sistem kebudayaan merupakan bagian dari kebudayaan yang dalam bahasa Indonesia lebih lazim disebut sebagai adat istiadat. Dalam adat istiadat terdapat juga sistem norma dan di situlah salah satu fungsi sistem budaya adalah menata serta menetapkan tindakan-tindakan dan tingkah laku manusia.
Sistem kebudayaan suatu daerah akan menghasilkan jenis-jenis kebudayaan yang Berbeda. Jenis kebudayaan ini dapat dikelompokan ke dalam 2 yaitu:
− Kebudayaan material. Kebudayaan material antara lain hasil cipta, karsa, yang Berwujud benda, barang alat pengolahan alam, seperti gedung, pabrik, jalan, Rumah dan sebagainya.
− Kebudayaan non-material. Merupakan hasil cipta, karsa, yang benwujud Kebiasaan, adat istiadat, ilmu pengetahuan dan sebagainya. Non-material antara lain :
Cara ( usage ) ,Volkways (norma kelaziman/kebiasaan) ,Mores (Norma tata kelakuan / norma kesusilaan , Norma adat istiadat (custom),Norma hukum (Laws).
C. Budaya dan pemenuhan kebutuhan hidup
Budaya berfungsi membantu manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.Kebutuhan hidup manusia terdiri atas kebutuhan biologis, kebutuhan social, dan Kebutuhan psikologis. Manusia mempunyai berbagai kebutuhan agar dapat Menyesuaikan diri dengan lingkungan. Selain itu, kebutuhan manusia muncul sebagai upaya manusia untuk memanfaatkan lingkungan. Kebutuhan manusia akan berbeda sesuai dengan tempat, waktu, situasi dan kondisi.
D. Manusia sebagai Pencipta dan Pengguna kebudayaan
Pada dasarnya manusia menciptakan kebudayaan adalah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, karena itu manusia disebut sebagai pencipta dan pengguna kebudayaan, bahkan disadari atau tidak kadangkala manusia merusak kebudayaan yang telah diciptakannya itu.Hasil Cipta dan karya manusia antara lain melahirkan teknologi yang mempunyai kegunaan utama membantu mempermudah manusia serta dalam melindungi manusia terhadap lingkungan alamnya. Sehingga kebudayaan memiliki peran sebagai:
1. Suatu hubungan pedoman antar manusia atau kelompoknya.
2. Wadah untuk menyalurkan perasaan-perasaan dan kemampuankemampuanlain.
3. Sebagai pembimbing kehidupan dan penghidupan manusia, termasuk memenuhi kebutuhan hidupnya..
4. Pembeda manusia dan binatang.
5. Petunjuk-petunjuk tentang bagaimana manusia harus bertindak dan berprilaku Didalam pergaulan.
6. Pengaturan agar manusia dapat mengerti bagaimana seharusnya bertindak,
Berbuat, menentukan sikapnya jika berhubungan dengan orang lain.
7. Sebagai modal dasar pembangunan.
E. Triangulasi: individu, masyarakat dan kebudayaan
Individu manusia merupakan satu kesatuan biologis yang perlu hidup berkawan. Perkawanan tersebut tidak lain adalah untuk menciptakan kebudayaan yang menghasilkan alat-alat material juga immaterial yang diperlukan dalam kehidupannya. Kebudayaan tersebut pada hakekatnya merupakan alat-alat yang digunakan oleh manusia untuk keberadaan dan kelangsungan hidupnya atau memenuhi kebutuhana hidupnya.
Terdapat hubungan timbal balik antara individu, masyarakat, dan kebudayaan yang mempengaruhi kehidupan manusia. Keterkaitan itu disebabkan apabila kita berbicara masalah manusia dengan kebudayaannya, demikian pula jika berbicara masalah kebudayaan persoalannya akan dihadapkan kepada masyarakat dan anggotanya, yaitu manusia yang terhimpun didalamnya maupun interaksi antara kelompok masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain.
Manusia sebagai suatu organ hidup mempunyai kemampuan dan tidak tergantung
Kepada orang lain dalam pemikiran, perasaan dan tindakannya akan tetapi kemampuan dan ketidak tergantungannya itu sesungguhnya juga terbatas oleh karena
Semua kemampuannya itu dimodifikasikan melalui hubungan dengan masyarakat dan
Kebudayaan dan didalam hubungan itu individu bertambah maju.
Hubungan yang menunjukan keeratan antara individu , masyarakat dan kebudayaan
Adalah masyarakat adalah sekumpulan individu, dimana tidak ada masyarakat yang
Tidak mempunyai kebudayaan dan sebaliknya tidak ada kebudayaan tanpa masyarakat Sebagai wadah pendukungnya.
Sumber dari Rowland Bismark Fernando Pasaribu, Manusia dan Kebudayaan, Ilmu Budaya Dasar.
Universitas proklamasi 45 Yogyakarta
Fakultas Psikologi
Komentar
Posting Komentar